Last update: 2026-05-21_Thu_04.54h (Amsterdam time)
Change your preferences in LoyceV's notification bot.
See Notifications for others.
mu_enrico receives Notifications when he's quoted or mentioned
Ignore list:
Posts from these users are ignored:
1. stompix
2. LoyceV
3. skarais
4. tranthidung
5. mu_enrico
Posts in these topics are ignored:
none
Username "mu_enrico" occurred in the following posts (quoted and/or mentioned):
1. Post 66746408 (unedited backup) (by jcojci) (scraped on Thu May 21 04:51:13 CEST 2026) in Penggunaan ponsel :
snip
Nah itu dia Om. Selama ini aman-aman saja saya pake mobile bankingnya tapi entah kenapa sejak update terakhir BNI baru ini ngalaminnya. Jadinya sekarang saya nonaktifkan dulu untuk sementara. Saya tidak tahu untuk root ataupun unroot

snip
Untungnya saya bukan tipe orang yang asal main colok ke device yang bukan milik saya. Untuk bank lain, sejauh ini tidak ada peringatan seperti di app BNI dan semoga saja tidak ada kasus seperti itu. Baik Om, saya sudah ikuti sarannya. Terima kasih Om.
2. Post 66746267 (unedited backup) (by Chikito) (scraped on Thu May 21 02:04:19 CEST 2026) in Token ONDO bagaimana prospek RWA ke depan?:
RWA/tokenized asset sedang digarap bursa NYSE sendiri gan dan kalau itu sukses IMO ONDO menjadi tidak spesial, plus investor US yang sekarang tidak eligible untuk ONDO tentu menjadi pasar empuk NYSE. Apalagi dari segi trust, tentu orang lebih percaya NYSE (bursa resmi).
Jadi, Prospek RWA: memang mengarah ke tokenisasi (cerah)
Prospek ONDO: malah bisa jadi bersaing dengan bursa resmi
Kalau ada berita NYSE build di ONDO nah itu bisa to the moon.
Wah, keren kalau NYSE menggunakan ONDO sebagai infrastruktur dan menjadi settlement/liquidity partner. Kemungkinan angka "$20"/token akan dapat tercapai dengan market cap mengalahkan semua coin di 10 besar. Tapi ya itu tadi, kalau hanya bersaing dengan NYSE, tentunya akan kalah dan menjadi token/coin RWA kebanyakan.
Saat ini mungkin hanya hype RWA saja. Beberapa token langsung grow semua volume marketnya. Trader-trader pada ngelirik dan memanfaatkan hype itu untuk cuan sesaat

Coin ondo kemarin di angka 0,37-an, sekarang sudah di 0,4. Begitu juga Eden, kemarin di 0.08, sekarang sudah di 0,1.
3. Post 66739348 (unedited backup) (by masulum) (scraped on Tue May 19 01:00:01 CEST 2026) in GOTO Dihajar ARB Beruntun: Risiko Suspensi & Kesalahan Pemerintah:
-snip-
Ada rumor kalau 20% - 8% = 12% itu nanti dibayarkan oleh pemerintah...
Mungkinkah itu bisa menjadi win-win solution?
jadi beneran ini ada senjata rahasia yang akan dilakukan untuk membantu aplikator? kalau yang 12% itu dibayarkan oleh pemerintah, artinya subsidi doank buat aplikator. Berarti aturan yang disahkan dengan maksimal fee 8% menjadi ancaman besar untuk keuangan negara, bagaimana kalau semakin marak dengan order fiktif? saya tidak bisa mengatakan aplikator akan jujur, tapi kalau ada subsidi bisa tuh sistem dibuat mencatat orderan, pekara sepele ini kalau ada subsidi dari pemerintah benar-benar diberikan

bukan win-win solution mas, daripada memberikan subsidi untuk aplikator kenapa gegabah mengesahkan 8%? sangat aneh menurut saya, mengesahkan 8% tapi negara harus nombok untuk aplikator. apa saya yang terlalu awam untuk paham rencananya, mungkin bisa diluruskan kalau saya salah

4. Post 66733010 (unedited backup) (by LastKiss) (scraped on Sun May 17 11:30:37 CEST 2026) in Visi Saylor: Menjadikan MSTR Sebagai Mesin Akumulasi Bitcoin "Selamanya":
3. Produk kredit MSTR menjadi penghubung TradFi & Kripto
Produk STRC di mana investor membeli STRC dan mendapatkan dividen perpetual (selamanya) bisa menjadi opsi investor TradFi agar bisa mendapatkan eksposur BTC/Kripto karena mereka butuh sekuritas sebagai proksi.
Yang saya khawatirkan adalah STRC menawarkan dividend yang cukup tinggi dan dibayarkan bulanan kepada investor. Sementara itu Perusahaan MicroStrategy sendiri sejauh ini belum menjual Bitcoin yang mereka miliki bahkan ketika harga Bitcoin sempat tinggi di kisaran $120k. Mereka sebenarnya bisa merealisasikan sebagian profit untuk memperkuat keuangan perusahaan tetapi mereka memilih untuk tetap hold Bitcoin.
Kekhawatiran saya adalah jika jumlah investor STRC semakin besar dan kewajiban membayar dividend meningkat, apakah nanti perusahaan akan tetap mampu membayarnya tanpa harus menjual Bitcoin di kondisi tertentu terutama jika harga Bitcoin dibawah harga beli Bitcoin rata-ratanya mereka. Namun di sisi lain, selama Bitcoin masih berada dalam tren naik jangka panjang kalau kita zoom out chart Bitcoin, strategi akumulasi mereka memang terlihat masuk akal karena nilai aset terus bertumbuh dan investor akan tetap mau menaruh modalnya disana.
Setuju dengan AI kalau ini hanya 30%-40% seperti ponzi?
Menurut saya menyebut Perusahaan MicroStrategy sebagai “Ponzi” kurang tepat karena ada aset nyata berupa Bitcoin. Tetapi memang sangat bergantung pada kenaikan harga BTC dan kepercayaan investor sehingga menjaga harga Bitcoin diatas pembelian rata rata Microstrategy sangat penting, Perusahaan MicroStrategy sebetulnya juga butuh untuk menjual Bitcoin untuk tidak dikatakan "Ponzi-like", menjual Bitcoin dalam profit untuk mendapatkan actual gain, lain hanya paper gain saja dimana paper gain tersebut sangat bergantung pada pergerakan harga Bitcoin dan juga dapat mempengaruhi sentimen investor terhadap perusahaan ketika harga Bitcoin turun seperti Q1 2026 kemarin.
Source:
https://www.strategy.com/press/strategy-announces-first-quarter-2026-financial-results_05-05-2026
5. Post 66732342 (unedited backup) (by AakZaki) (scraped on Sun May 17 04:10:02 CEST 2026) in [STATS] Distribusi Merit Sub Forum Indonesia:
Rangkuman terkait data Statistik Distribusi Merit Periode 10 Mei s/d 16 Mei 2026. Distribusi merit kali ini sudah mulai naik sekitar 19 merit dibandingkan dengan minggu kemarin.
Sedangkan untuk user yang aktif mulai bertambah juga sekitar 9 user, Sepertinya sudah ada yang pulang kampung meskipun belum kelihatan di Main Board, pada periode ini jumlah postingannya bertambah 48 postingan dibanding minggu kemarin.
Selain nama yang tercantum di gambar saya juga mau mengarsipkan semua nama yang terlibat dalam distribusi merit tersebut.List Pengirim Merit 10 Mei s/d 16 Mei 2026+----------------+-------+
| Pengirim Merit | Total |
+----------------+-------+
| AakZaki | 12 |
| Husna QA | 9 |
| Nahl | 2 |
| Patikno | 1 |
| joker_josue | 1 |
| salad daging | 1 |
+----------------+-------+
List Penerima Merit 10 Mei s/d 16 Mei 2026+----------------+-------+
| Penerima Merit | Total |
+----------------+-------+
| AakZaki | 5 |
| Husna QA | 3 |
| Luzin | 3 |
| taufik123 | 3 |
| TedMosby | 2 |
| kawetsriyanto | 2 |
| mu_enrico | 2 |
| Arenga pinnata | 1 |
| Chikito | 1 |
| dansus021 | 1 |
| iqbal26 | 1 |
| masulum | 1 |
| salad daging | 1 |
+----------------+-------+
Namun yang tidak kalah penting yakni User Paling Aktif ini karena nama-nama ini adalah pondasi agar Sub Fofum Indonesia tetap menyala, saya juga akan mengarsipkan nama-nama selain yang ada di gambar.List User Paling Aktif 10 Mei s/d 16 Mei 2026+-------------------------+------------+
| User Paling Aktif | Total Post |
+-------------------------+------------+
| Chikito | 22 |
| Luzin | 15 |
| taufik123 | 9 |
| AakZaki | 9 |
| Husna QA | 8 |
| mu_enrico | 7 |
| Rashlyowl | 7 |
| joniboini | 6 |
| masulum | 6 |
| kawetsriyanto | 6 |
| TedMosby | 5 |
| salad daging | 5 |
| LastKiss | 4 |
| iqbal26 | 4 |
| bangjoe | 4 |
| abhiseshakana | 4 |
| MAAManda | 4 |
| roycilik | 3 |
| dansus021 | 2 |
| Bitinity | 2 |
| junder | 2 |
| red4slash | 2 |
| disbil | 2 |
| MarjorieZimmermanGinger | 2 |
| EXMON | 2 |
| Rengga Jati | 2 |
| retreat | 2 |
| Ryu_Ar1 | 2 |
| BABY SHOES | 2 |
| panjul07 | 1 |
| Nahl | 1 |
| nara1892 | 1 |
| liuka | 1 |
| pusaka | 1 |
| maydna | 1 |
| MArsland | 1 |
| Renampun | 1 |
| elda34b | 1 |
| macson | 1 |
| Bazzu | 1 |
| AprilioMP | 1 |
| Patikno | 1 |
| ProxyReviews | 1 |
| CCECash | 1 |
+-------------------------+------------+
#NOTE: Periode tanggal 17 Mei s/d 23 Mei 2026 akan di update pada tanggal 24 Mei 2026 demi keakuratan data.
6. Post 66728172 (unedited backup) (by retreat) (scraped on Fri May 15 22:48:49 CEST 2026) in GOTO Dihajar ARB Beruntun: Risiko Suspensi & Kesalahan Pemerintah:
Mungkin pemerintah Konoha menyangka kalau yang pegang banyakan aseng maka tidak masalah intervensi karena yang dirugikan kan aseng. Tapi yang pemerintah Konoha gagal paham adalah dia pikir aseng cuma punya saham di GOTO saja. Ya kalau sudah tidak dipercaya aseng ya mereka bakal kabur di saham-saham lainnya. Hati-hati yang masih main IHSG guys, beritanya tiap hari ambruk terus.
Itu cara pikir yang salah sih, karena biar bagaimana pun GoTo itu adalah perusahaan dalam negeri dan platform yang dimana 3,1 juta mitra driver menggantungkan penghasilannya di sana. Jadi jika pemerintah melakukan intervensi tanpa mempertimbangkan efek yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut, maka tidak hanya GoTo yang bisa terdampak, tapi juga mitra driver dan seluruh pihak yang menggunakan jasa GoTo. Karena semenjak intervensi yang dilakukan pemerintah dengan menurunkan potongan platform, sentimen pasar langsung negatif terhadap GoTo karena sudah jelas potensi keuntungan perusahaan terganggu oleh kebijakan tersebut dan mungkin saja GoTo bisa melakukan keputusan perusahaan yang bisa mempengaruhi pendapatan para mitra.
Btw ada yang merasa kalau Gojek dan Tokopedia makin mahal dibanding kompetitor (Grab & Shopee) tidak? Ane sih sudah sangat jarang pakai Gojek 1-2 tahun yang lalu, dan sudah mulai meninggalkan Tokped 2-4 yang lalu. Sempat kepikiran koleksi saham GOTO beberapa waktu yang lalu ketika ane masih aktif pakai Tokped... sekarang ogah ane

Jujur, saya sekarang ini sudah lebih sering pakai Shopee untuk beli makan dan beli barang-barang online. Kalau tokped masih sesekali, itu pun untuk produk elektronik saja. Kalau Gojek sudah tidak pakai lagi karena harga makan dan ongkirnya lebih mahal dibandingkan Shopee. Tapi saya masih pegang 100 lot saham GoTo, kemarin belinya di harga 100 perak, tapi sudah lama tidak saya pantau karena sudah males lihatnya lol.
7. Post 66722759 (unedited backup) (by MArsland) (scraped on Thu May 14 13:56:38 CEST 2026) in Visi Saylor: Menjadikan MSTR Sebagai Mesin Akumulasi Bitcoin "Selamanya":
5. BTC menjadi aset yang makin stabil dan makin besar
Menurut Saylor, ketika semakin banyak BTC dibeli, semakin banyak yang hold, semakin besar bisnis "digital credit" dia, maka volatilitas BTC juga turun. BTC menjadi aset yang semakin cocok menjadi kolateral. Ini menjadi loop (unsur sirkular) kedua.
Mantab sekali visi Saylor ini ingin membuat sistem kredit digital baru yang berbasis Bitcoin! Ngimpi? Ataukah mungkin saja terjadi?
Tentu ane rasa itu sesuatu yang bisa Saylor wujudkan, apalagi dengan aktivitasnya dalam memborong bitcoin menjadikan visinya lebih mudah terealisasikan. Namun karena pasokan Bitcoin masih beredar jadi Saylor masih tetap ingin mengumpulkannnya dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat sistem kredit digital baru di dukung dengan jumlah bitcoin yang dia miliki akan menjadi fundamental kuat.
8. Post 66722203 (unedited backup) (by elda34b) (scraped on Thu May 14 10:02:31 CEST 2026) in Visi Saylor: Menjadikan MSTR Sebagai Mesin Akumulasi Bitcoin "Selamanya":
Setuju dengan AI kalau ini hanya 30%-40% seperti ponzi?
Ane malah penasaran darimana nomor itu muncul. Kenapa ga 31% atau 43% misalnya?
Eniwei, yang jadi pertanyaan besar mungkin pada titik mana Bitcoin jadi aset yang stabil dan bebas dari volatilitas yang tinggi ketika bear atau bull market datang. Sampai saat ini keknya kita masih bisa melihat Bitcoin turun 20% atau lebih dari ATH baru misalnya. Keknya perlu nunggu ketika momen harga Bitcoin jauh lebih rendah dari average buy mereka untuk melihat gimana mereka cope sebelum target tersebut tercapai. Ane juga agak ga srek dengan cara mereka ngumpulin duit buat beli BTC. Kalaupun di pasar lain hal kek gitu "wajar", pertanyaannya adalah apakah iya sistem yang ada itu ok.
9. Post 66721748 (unedited backup) (by TedMosby) (scraped on Thu May 14 05:36:20 CEST 2026) in Visi Saylor: Menjadikan MSTR Sebagai Mesin Akumulasi Bitcoin "Selamanya":
-snip-
- Sampai di sini ada loop (unsur sirkular) pertama:
Menerbitkan berbagai instrumen (menghimpun dana) -> Membeli BTC -> BTC digunakan untuk kolateral -> Menerbitkan instrumen lagi -> Membeli BTC lagi.
-snip-
Michael Saylor ini sering pakai analogi investasi properti di beberapa interviewnya tentang investasi Bitcoin [1].
"Every time Manhattan real estate goes up in value, they issue more debt to develop more real estate," Saylor told CNBC Money Movers. "That's why your buildings are so tall in New York City. It's been going on for 350 years. I would call it an economy.”
Awalnya saya tahu dari influencer Angga Andinata, yang juga sering bilang, Bitcoin = Real Estate 2.0, dan bagaimana cara dia bisa outperform BTC, dengan strategi ala investor propertinya. Baca sepintas, saya jadi mikir ngarang bagaimana kerja investor properti. Di otak saya, adanya...
Beli properti ---> Jadikan jaminan ---> Dapat Uang ---> Beli properti lagi.
Beli BTC ---> Jadikan Jaminan ---> Dapat Pinjaman Uang ---> Beli BTC lagi.
CMIIW, ini tuh pake sistem Bitcoin backed loan [2]. Dan... ternyata saya gagal, karena saya kurang pengetahuannya, dan penerapan yang salah

Nah, kalau penjelasannya Angga Andinata, Michael Saylor memang sebelumnya pakai Bitcoin Backed Loan [3][4], terus berubah jadi Convertible Bond [4]. Dan sekarang ada strategi2 tambahannya [3]. Penjelasan Convertible Bond ini agak panjang, tapi kalo dirangkum sama ChatGPT, begini kurang lebih:
Orang tertarik sama strategi ini karena kelihatannya seperti cara “meminjam uang murah buat beli aset yang terus naik”. Jadi perusahaan seperti MicroStrategy ngumpulin uang dari investor lewat obligasi, lalu uangnya dipakai beli Bitcoin. Kalau harga Bitcoin dan sahamnya naik, semua bisa ikut untung. Investor obligasi bisa ubah obligasinya jadi saham dan ambil profit, sementara perusahaan juga makin kaya di atas kertas. Yang bikin menarik, banyak institusi besar sebenarnya nggak bisa beli Bitcoin langsung, jadi mereka masuk lewat jalur ini. Ibaratnya Bitcoin dibungkus jadi saham, lalu dibungkus lagi jadi obligasi supaya terlihat lebih “aman” buat investor tradisional. Tapi sisi bahayanya juga besar, karena semuanya sangat bergantung pada harga Bitcoin terus naik. Kalau market jatuh parah, utangnya tetap harus dibayar.
Sumber:[1]
https://decrypt.co/297075/buying-bitcoin-microstrategy-michael-saylor[2]
https://indodax.com/academy/bitcoin-backed-loan-tren-defi/[3]
https://www.youtube.com/watch?v=Q6bJ3466-p8[4]
https://www.reddit.com/r/wallstreetbets/comments/1gxc1fe/a_plain_english_explanation_of_mstrs_convertible/